POC Nasa Pupuk Organik Cair

Nama Produk: POC NASA
Kode Produk: NASA
Isi/Berat: 500 cc
Harga: Rp. 35.000

POC Nasa merupakan produk pupuk organik cair yang diproses dengan formula khusus dan dibuat dari bahan dasar alami (organik) yang multiguna untuk tanaman, peternakan dan perikanan.

Kandungan :

N 0.12 %, P2O5 0.03 %, K 0.31 %, Ca 60.40 ppm, S 0.12 %, Mg 16.88 ppm, Cl 0.29 %, Mn 2.46 ppm, Fe 12.89 ppm, Cu < 0.03 ppm, Zn 4.71 ppm, Na 0.15 %, B 60.84 ppm, Si 0.01 %, Co < 0.05 ppm, Al 6.38 ppm, NaCl 0.98 %, Se 0.11 ppm, As 0.11 ppm, Cr < 0.06 ppm, Mo < 0.2 ppm, V < 0.04 ppm, SO4 0.35 %, C/N ratio 0.86 %, ph 7.5, Lemak 0.44 %, Protein 0.72 %

Kandungan Lain :

Asam-asam organik (Humat 0,01%, Vulvat, dll)
Zat Perangsang Tumbuh : Auksin, Giberelin, Sitokinin.

Fungsi multiguna Pupuk Organik Cair POC Nasa:
  1. Meningkatkan produksi tanaman ( kualitas dan kuantitas ) dengan mengutamakan kelestarian lingkungan ( aspek K-3 : Kuantitas – Kualitas- Kelestarian ).
  2. Menjadikan tanah yang keras menjadi gembur secara berangsur – angsur.
  3. Melarutkan sisa pemakaian pupuk kimia dalam tanah (dapat dimanfaatkan oleh tanaman).
  4. Memberikan semua jenis unsur tanah baik makro maupun mikro lengkap.
  5. Dapat mengurangi penggunaan pupuk Urea dan SP-36 serta KCl + 12,5% – 25%
  6. Setiap 1 (satu) liter POC Nasa mengandung fungsi unsur hara mikro yang setara dengan 1 ton pupuk kandang.
  7. Memacu pertumbuhan tanaman serta akarnya, merangsang pengumbian, pembungaan dan pembuahan, juga dapat mengurangi kerontokan baik bunga maupun buah (mengandung hormon ZPT Auksin, Giberellin dan Sitokinin).
  8. Membantu perkembangan mikro-organisme dalam tanah yang berguna bagi tanaman seperti cacing tanah, Penicilium glaucum dan lainnya.
  9. Meningkatkan daya tahan tanaman dari gangguan hama dan penyakit
  10. Meningkatkan bobot/berat ternak besar seperti sapi dan kambing, ikan, udang serta unggas.
  11. Meningkatkan nafsu makan ternak, ikan/udang dan unggas.
  12. Membantu pembentukan bahan pakan alami (plankton) bagi ikan dan udang.
Order bisa hubungi Chandra (+62) 85743025343 atau pin BBM 7DE75905.

Memulai Usaha Pertanian Organik

Artikel berikut disadur dari halaman alamtani.com. Kami merasa perlu untuk ikut menyebarkannya guna berpartisipasi dalam pengembangan dan pembangunan pertanian organik di Indonesia. Silakan anda simak baik-baik. Semoga ada manfaatnya.

Secara substansi pertanian organik bukanlah barang baru. Sebelum ditemukan pupuk dan obat-obatan kimia sintetis, bisa dikatakan semua kegiatan produksi pertanian merupakan pertanian organik.

Adalah Sir Albert Howard, seorang ahli botani asal Inggris, yang mengagas pertanian organik secara lebih sistemastis. Bukunya yang terbit pada tahun 1940, berjudul “An Agricultural Testament”, telah menginspirasi gerakan pertanian organik diberbagai belahan bumi. Atas alasan itu, dia disebut-sebut sebagai bapak pertanian organik.

Di Indonesia pertanian organik mulai populer di era 80-an. Dimana gerakan revolusi hijau yang digagas pemerintah pada akhir tahun 70-an mulai menunjukkan dampak negatifnya. Penggunaan pupuk dan obat-obatan kimia dituduh sebagai pemicu kerusakan lingkungan pertanian dan kesehatan manusia.

Ada banyak dasar pemikiran yang memotivasi seorang petani mempraktekkan pertanian organik. Praktek yang paling ekstrim bahkan sangat meminimalkan intervensi manusia. Petani hanya bertugas sebagai penebar benih dan pemetik hasil saja. Ada juga yang sangat longgar, masih mentoleransi penggunaan bahan-bahan kimia sintetis tertentu apabila diperlukan.

Berdasarkan penulusuran tim alamtani terhadap praktek-praktek pertanian organik, setidaknya terdapat kaidah-kaidah utama yang harus dipatuhi. Berikut uraian singkatnya:

Penyiapan lahan
Lahan untuk pertanian organik harus terbebas dari residu pupuk dan obat-obatan kimia sintetis. Proses konversi lahan dari pertanian konvensional ke pertanian organik membutuhkan waktu setidaknya 1-3 tahun. Selama masa transisi, produk pertanian yang dihasilkan belum bisa dikatakan organik karena biasanya masih mengandung residu-residu kimia.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah lingkungan disekitar lahan. Pencemaran zat kimia dari kebun tetangga bisa merusak sistem pertanian organik yang telah dibangun. Zat-zat pencemar bisa berpindah ke lahan organik kita karena dibawa oleh air dan udara.

Selain zat pencemar, pemakaian obat-obatan dari kebun tetangga bisa menyebabkan hama dan penyakit lari ke lahan pertanian organik. Tentunya hama akan mencari lahan-lahan yang bebas racun, dan sialnya kebun organik akan menjadi sasaran empuk.

Untuk menyiasati hal tersebut, bisa menggunakan tanaman pagar. Beberapa jenis tanaman pagar memiliki kemampuan sebagai penyerap bau, bahan kimia, dan pengusir hama. Selain itu, hijauan dari tanaman pagar bisa digunakan sebagai bahan pupuk organik.

Kondisi pengairan
Kondisi pengairan atau irigasi menjadi penentu juga dalam pertanian organik. Akan menjadi sia-sia apabila kita menerapkan pertanian organik sementara air yang mengaliri lahan kita banyak mengandung residu bahan kimia. Tentunya lahan kita beresiko tercemar zat-zat tersebut. Pada akhirnya produk pertanian organik kita tidak steril dari racun-racun kimia.

Untuk mengakali hal ini, pilih lahan yang mempunyai pengairan langsung dari mata air terdekat. Kalau sulit kita bisa mengambil air dari saluran irigasi yang agak besar. Kadar residu kimia dalam saluran air yang besar biasanya sangat rendah, dan airnya masih bisa digunakan untuk pertanian organik. Hindari mengambil air dari limpahan kebun atau sawah konvensional.

Selain itu, bisa juga dibuat unit pemurnian air sendiri. Air dari saluran irigasi ditampung dalam sebuah kolam yang telah direkayasa. Kemudian air keluaran kolam dipakai untuk mengairi kebun organik.

Penyiapan benih tanaman
Benih yang digunakan dalam pertanian organik harus berasal dari benih organik. Apabila benih organik sulit didapatkan, untuk tahap awal bisa dibuat dengan memperbanyak benih sendiri. Perbanyakan bisa diambil dari benih konvensional.

Caranya dengan membersihkan benih-benih tersebut dari residu pestisida. Untuk menjadikannya organik, tanam benih tersebut lalu seleksi hasil panen untuk dijadikan benih kembali. Gunakan kaidah-kaidah pemuliaan dan penangkaran benih pada umumnya.

Jangan mengawetkan benih dengan pestisida, fungisida atau hormon-hormon sintetis. Gunakan metode tradisional untuk mengawetkannya. Benih yang dihasilkan dari proses ini sudah bisa dikatakan benih organik.

Hal yang perlu dicatat, benih hasil rekayasa genetika tidak bisa digunakan untuk sistem pertanian organik.

Pupuk dan penyubur tanah
Pemupukan dalam pertanian organik wajib menggunakan pupuk organik. Jenis pupuk organik yang diperbolehkan adalah pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos dan variannya, serta pupuk hayati. Untuk mengetahui lebih detailnya silahkan baca jenis-jenis pupuk organik.

Pertanian organik juga bisa menggunakan penyubur tanah atau disebut juga pupuk hayati. Penyubur tanah ini merupakan isolat bakteri-bakteri yang bisa memperbaiki kesuburan tanah. Saat ini pupuk hayati banyak dijual dipasaran seperti EM4, Biokulktur, dll. Pupuk hayati juga bisa dibuat sendiri dengan mengisolasi mikroba dari bahan-bahan organik.

Dalam permentan bahan-bahan tambang mineral alami seperti kapur dan belerang masih ditoleransi untuk digunakan pada pertanian organik. Berikut daftar bahan mineral yang bisa digunakan dalam pertanian organik:
  • Dolomit
  • Gipsum
  • Kapur khlorida
  • Batuan fosfat
  • Natrium klorida

Pengendalihan hama dan penyakit
Pengendalian hama dalam pertanian organik sebaiknya menerapkan konsep pengendalian hama terpadu. Hal-hal yang terlarang adalah menggunakan obat-obatan seperti pestisida, fungisida, herbisida dan sejenisnya untuk membasmi hama.

Pengendalian organisme penganggu tanaman bisa memanfaatkan:
  • Pemilihan varietas yang cocok
  • Rotasi tanaman
  • Menerapkan kultur teknis yang baik, seperti pengolah tanah, pemupukan, sanitasi lahan, dll.
  • Memanfaatkan musuh alami atau predator hama
  • Menerapkan eksosistem pertanian yang beragam, tidak monokultur
  • Apabila terpaksa, misalnya terjadi ledakan hama atau penyakit, bisa digunakan juga pemberantasan hama dengan pestisida alami atau pestisida organik. Silahkan baca mengenai pestisida organik.

Penanganan pasca panen
Proses pencucian atau pembersihan produk hendaknya menggunakan air yang memenuhi standar baku mutu organik. Hindari air yang sudah tercemar zat-zat kimia sintetsis. Gunakan juga peralatan yang tidak terkontaminasi zat-zat kimia.

Dalam penyimpanan dan pengangkutan produk organik sebaiknya tidak dicampur dengan produk non organik. Untuk memberikan nilai tambah, sebaiknya kemas produk-produk organik dengan bahan yang ramah lingkungan dan bisa di daur ulang.

Sertifikasi pertanian organik
Untuk kepentingan pemasaran dan meningkatkan kepercayaan konsumen, ada baiknya produk organik disertifikasi. Dewasa ini banyak lembaga yang bisa memberikan sertifikasi organik. Mulai dari yang berbayar hingga gratis.

Kedepannya, Permentan Sistem Pertanian Organik akan mengatur lembaga-lembaga sertifikasi organik. Tujuannya untuk memudahkan kontrol dan melindungi konsumen pangan organik. Sebagai petani produsen, kita harus pandai-pandai dalam memilih sertifikasi organik. Kita harus bijak dalam mengeluarkan biaya sertifikasi. Jangan sampai biaya sertifikasi menjadi beban.

Selain sertifikasi, bisa dikembangkan alternatif lain untuk meyakinkan konsumen dengan kampanye. Misalnya gerakan untuk membeli pangan lokal, semakin lokal semakin baik. Jalinlah komunikasi dengan konsumen secara langsung. Undanglah sesekali konsumen untuk melihat kebun produksi. Know your farm is know your food!

Pemasaran pertanian organik
Pola pemasaran produk pertanian organik bisa menggunakan pola lama ataupun pola-pola baru. Hasil pertanian organik masih bisa bersaing dipasar konvensional, karena meski biaya operasionalnya lebih besar tapi inpu-input produksinya lebih murah. Namun apabila ingin mendapatkan insentif harga sebaiknya dijual ke pasar moderen atau penjualan langsung.

a. Pasar tradisional
Pasar ini merupakan pasar pertanian tertua. Untuk memasok pasar jenis ini biasanya melalui rantai para pedagang pengepul dan tengkulak yang ada sampai hingga ke pelosok desa. Kelebihan sistem ini adalah mudah. Petani tidak harus jemput bola tinggal nunggu di lahan, bahkan biasanya proses panen pun dilakukan pedagang pengepul.

Banyak petani yang lebih nyaman dengan sistem ini karena kemudahan tersebut. Bahkan beberapa tengkulang dan pengepul mau meminjamkan modal untuk produksi musim tanam berikutnya. Walaupun seringkali hal ini menjadi jeratan bagi petani.

Kelemahan dari sistem ini adalah harganya yang rendah. Apalagi bila produk pertanian dibeli dengan sistem ijon atau dibeli sebelum panen.

b. Pasar moderen
Ada dua pola untuk memasuki pasar moderen, yaitu dengan memasoknya langsung dan melalui perusahaan pemasok. Untuk memasok langsung, produsen harus memiliki modal dan relasi yang cukup. Karena biasanya barang yang masuk tidak dibayar secara langsung. Hal ini bisa disiasati dengan membentuk koperasi petani organik.

Sebagian petani organik, ada juga yang menjual hasil panennya ke perusahaan pemasok pasar moderen. Dalam hal ini yang mempunyai kontrak dengan pasar moderen adalah perusahaan pemasok. Petani menjual kepada perusahaan pemasok.

c. Penjualan langsung
Alternatif dari sistem-sistem pemasaran diatas adalah dengan melakukan penjualan langsung. Petani memasarkan hasil panen secara langsung ke konsumen. Biasanya dalam bentuk paket-paket yang disesuaikan dengan hasil panen.

Paket dikirimkan langsung ke konsumen yang berlangganan. Jenis dan maca sayuran disesuaikan antara kebutuhan konsumen dan musim tanam. Untuk menjalankan sistem seperti ini, petani wajib menerapkan sistem multiklutur agar produk yang dihasilkan tidak monoton. Kalau sulit dipenuhi sendiri, petani produsen bisa membentuk kelompok.

Tanya Jawab Pengendalian Hama Penyakit

1. Tanaman cabai yang terkena penyakit patek buah dan bercak daun minta rekomendasinya.

Patek dan daun bercak karena kondisi iklim yang mendukung perkembangan jamur.
Untuk antisipasinya dengan Glio di tanah dan kocor bersama 1 sdm dolomit /pokok, kurangi bahan kimia

2. Saya ada keluhan dari petani cabe yang menggunakan pupuk mikroba dan pestisida kimia. Tanaman cabenya sudah mulai berbuah tapi banyak sekali hama yang tidak bisa dikendalikan sehingga daunnya kuning dan kecil-kecil. Apakah dengan pestisida dari NASA masih bisa mengatasinya, sedangkan produk kimia tidak mempan? Terus pupuk yang dipakai apa saja?

Produk kimia belum tentu tepat dan bisa mengatasi hama jika produk yang dipilih bukan spesifik untuk hama. Produk NASA yang bisa untuk mengatasi permasalahan cabe yang bapak utarakan adalah PENTANA dengan dosis 6-7 tutup per tangki dengan ulangan 3 hari sekali hingga kutu tersebut hilang. Sesekali bisa bapak semprot dengan PESTONA 7-8 tutup agar menghilangkan bekas dari kutu2 tersebut.

3. Cabe merah daunnya keriting cara mengatasinya bagaimana?

Kriting cabai merah bisa karena cuaca ekstrim dan juga karena kutu-kutuan yang menghisap cairan daun-daun pada pucuk (yang berpotensi membawa virus). Semprotkan PENTANA 4-5 tutup/tangki , 2x seminggu , + sepertiga tutup aero / tangki.

4. Untuk jamur upas pada karet yang sudah tanam? 2 tahun sebaiknya menggunakan apa? Dan bagaimana aplikasinya, berapa hari sekali dan dosisnya? Dan Bagaimana dengan penggunaan Glio efektif atau tidak?

1 minggu sekali, Jika melihat cara kerja dan hidupnya GLIO hanya bisa di dalam tanah, dan akan mati jika terkena ultraviolet, sehingga tidak tepat jika disemprot ke daun karet.

5. BVR dan Glio apa bisa dicampur untuk penyemprotan tanaman coklat dan apa bisa mengendalikan hama PBK?

BVR dan Glio bisa untuk mengendalikan PBK pada coklat, namun harus melakukan 4 langkah PsPSP (Panen sering, Pemangkasan, Sanitasi , Pemupukan dan pengendalian hama dengan BVR, untuk Glio bisa dikocorkan di piringan.

6. Untuk mencegah hama ulat pada albasia (sengon laut) pakai apa? Dosis dan cara aplikasinya?

Pencegahan bisa menggunakan BVR 1-2 sdm/tangki yang disemprotkan dibatang atau seluruh tanaman yang tumbuh di lahan sengon bapak, dan untuk tanaman yang telah kena bisa disemprot klangsung ke bagian lobang atau tempat ulat tersebut dengan PESTONA dengan takaran 7-8 tutup per tangki per minggu

7. Apa glio bisa untuk disemprotkan?

Bisa meskipun lebih efektif jika dicampur dg pukan, atau dikocorkan ke tanah.

8. Pisang disemprot dengan SUPERNASA kok mati?

Pisang tersebut bisa karena terkena serangan:
1) Penyakit Darah pada Pisang, atau
2) Virus.
Keduanya belum ada obatnya, dan tidak mendadak gejalanya, saat ini banyak daerah terkena penyakit ini. Kadang terbawa dari bibit atau air, bukan karena SUPERNASAnya. Antisipasidengan dolomit agar pH netral, dan Glio. Untuk pengobatan belum ada, sebaiknya dimusnahkan saja yang sdh kena.

9. Untuk penyakit layu PS dan Layu bakteri pada tomat penyemprotan Natural Glio berapa gram/ ltr?

Kocorkan Glio dengan dosis lebih tinggi dengan ulangan lebih sering. 2 sdm per 10 liter, kocor 2 gelas melingkar di tanaman cabe/terong/tomat 1-2 minggu sekali.

10. Bagaimana cara mengantisipasi padi yang kena hama merah, padinya kayak terbakar itu?

Padi bpk kena jamur. Sebaiknya dengan mengatur jarak tanam lbh lebar, dan antisipasi dengan pengocoran glio. Jika sudah terjadi serangan berat silahkan pakai fungisida kimia.

11. Saya punya kebun pepaya batangnya busuk di tengah, sebabnya apa? saya harus pake produk NASA apa?

Batang pepaya busuk disebabkan oleh jamur Fusarium. Dimana kalau sudah kena sulit dikendalikan. Potong dan musnahkan batang busuk, atur drainase, kelembababan kebun dijaga dan sebarkan Natural GLIO yang telah dicampur pukan matang atau kompos di sekitar pohon tiap 2-4 minggu sekali.

12. Untuk pengembangan GLIO, apa bisa menggunakan tanah halus, seandainya tidak ada PUKAN?

Perbanyakan GLIO yang ideal adalah dengan pupuk kandang matang atau kompos atau serbuk gergaji serta jika disemprotkan bisa dicampur gula pasir sebagai media tumbuhnya.

13. Kalau hama untuk strowberi titing, berem apa obatnya?

Berem termasuk jenis kutu-kutuan sehingga bisa dipakai PENTANA dan METILAT LEM.

14. Pentana boleh nggak dicampur dengan POC NASA?

Boleh.

15. Untuk pengendalian ulat yang nyerang pisang pakai apa dan caranya gimana?

Biasanya ulat yang menyerang daun pisang adalah penggulung daun pisang (Erionatrax sp.) dan ini sulit dikendalikan karena ulatnya di dalam daun, sehingga butuh pestisida yang sistemik. Produk NASA yang bisa dipakai PESTONA dan PENTANA, lebih bagus dicampur AERO 810.

16. Untuk penyakit pembibitan albasia putih2 di pucuk trus daun akhirnya pada rontok lalu mati pake apa cara penanggulangannya?

Putih-putih di pucuk kemungkinan besar disebabkan hama kutu putih (Aleurodestrus sp.) yang akan menghisap daun-daun muda pada pembibitan sehingga daun jadi rontok. Pakai PENTANA yang khusus untuk jenis kutu.

17. Untuk mencegah karat tumor pada bibit sengon pake apa? Sekarang mau semai bibit.

Serangan karat puru pada sengon ditandai dengan terjadinya pembengkakan (galls) pada ranting/cabang, pucuk-pucuk ranting, tangkai daun dan helaian daun. Gall ini merupakan tubuh buah dari jamur. 
Penyakit karat puru dapat menjadi persoalan yang serius dalam pengelolaan tanaman sengon. Penyebaran penyakit ini sangat cepat. Penyakit ini menyerang sengon mulai dari persemaian sampai lapangan dan pada semua tingkat umur. Kerusakan serius bila serangan terjadi pada tanaman muda (umur 1- 2 tahun), karena titik-titik serangan (gall) bisa terjadi di batang utama sehingga batang utama rusak/cacat, tidak dapat menghasilkan pohon berkualitas batang yang tinggi). Penyebab penyakit karat puru yang menyerang tegakan sengon adalah jamur Uromycladium tepperianum, menyebabkan pembengkakan (gall) yang menyolok pada dedaunan dan ranting pohon. Pencegahan dan Pengendalian :

1.) Persemaian 
Jika ada yang menunjukkan gejala serangan harus segera dicabut dan dimusnahkan (dibakar).
Perlu pengawasan yang ketat tentang transportasi benih, bibit, dan kayu tebangan dari daerah yang diketahui telah terserang ke daerah yang belum terserang.

2.) Pemeliharaan tanaman yang sudah ada (pemupukan dan penjarangan).
Upayakan menghilangkan gall dan bagian tanaman yang terserang sedini mungkin, sebelum gall membesar dan berwarna coklat.

3.) Langkah selanjutnya adalah mematikan sel-sel penyakit karat puru di bagian yang terserang agar tidak tumbuh gall lagi, dengan spiritus, kapur, garam, dan belerang serta semprot Natural GLIO.
Menghindari penanaman sengon untuk sementara, terutama di dataran tinggi yang berkabut. Lakukan rotasi tanaman dan pemuliaan tanaman sengon.

18. Saya punya masalah pada tanaman kacang tanah pada umur 7 hr ada penyakit kutu di daun itu apa obatnya dan gimana caranya?

Untuk kutu-kutuan produk NASA yang lebih khusus adalah PENTANA dan bisa dipasang perangkap Metilat LEM.

19. Saya punya jeruk umur 4 th, buah kurang, rontok, daun kaku ada bercak hitam, ada yang daunnya kena kupu kecil2 warnanya putih. Solusinya bagaimana?

Melihat gejalanya jeruk bapak kena serangan kutu putih yang menghisap cairan daun dan kotoran dari kutu yang menimbulkan bercak hitam yang disebut penyakit embun jelaga. Untuk mengatasinya bisa dilakukan pemangkasan daun-daun terserang, semprot PESTONA atau PENTANA atau BVR tiap 1 minggu sekali. Lebih bagus PESTONA atau PENTANA ditambah dengan AERO 810, tetapi untuk BVR jangan dicampur AERO 810.

20. Untuk mengendalikan gayas pakai apa?

Gayas itu sejenis uret, siram saja pakai PESTONA + AERO, dosis lihat label produk.

21. Semangka kena serangan jamur pakai apa?

Jamur yang paling banyak menyerang semangka adalah bercak atau karat daun. Lakukan penyemprotan rutin tiap 1 minggu sekali dengan Natural GLIO sebagai tindakan pencegahan.

22. Untuk mengendalikan hama ulat yg menyerang Albasia, pakai apa pak? Ulatnya kecil, sembunyi dlm kantong.

Ulat kantong sangat sulit dikendalikan karena hamanya bersembunyi di dalam kantong, pakai PESTONA dan PENTANA

23. Menanggulangi tanaman cabe kecil yg daunnya tebal + belok ke atas (mlungker) tidak lurus melebar. Bagaimana menanggulanginya?

Dilihat gejalanya disebabkan oleh hama jenis kutu thrips dan tungau karena menghisap cairan tunas muda, bisa pakai PENTANA dan Metilat LEM.

24. Di tempat saya banyak tanaman padi terserang hama yang namanya hama merah mulai dr bawah padi itu lama lama merah dan dengan produk hama apa yg harus berikan agar cepat teratasi?

Kelihatanya terkena serangan penyakit busuk daun bakteri atau hawar daun bakteri atau kemungkinan kena penyakit tungro yang ditularkan lewat hama wereng hijau. Bisa digunakan GLIO atau PESTONA atau BVR secara selang-seling tiap minggu sekali. Untuk GLIO dan BVR bisa dicampur jadi satu tapi PESTONA jangan dicampur.

25. Saya menanam semangka insek & pest pake PST, NPA, hanya sekali dengan insek sintetis dosis rendah, kalau sekarang pake GLIO disemprot (ada bercak daun) apa efektif?

Tidak masalah, asal GLIO jangan dicampur dengan pestisida tersebut.

26. Dengan produk apa NASA memberi solusi pada tanaman padi yg terkena sundep dan daunnya menguning trus kering?

Melihat gejalanya disebabkan oleh penggerek batang padi, jika masih fase vegetatif (pertumbuhan) gejalanya disebut sundep, batang padi dicabut mudah dan jika sudah terbentuk malai disebut beluk, malai hampa. Gunakan Natural BVR sejak di pembibitan, kemudian semprot tiap minggu sekali setelah tanam dengan PESTONA dan BVR secara selang-seling.

27. Saya ada masalah besar di awal aku merintis jaringan. Data teknis: Kebun Stroberri usia 9 bulan, sudah berbuah lokasi = Kledung, Wonosobo iklim ekstrim panas = siang, jam 4 sore kabut turun, malam = extra dingin. Pokok masalah embun UPAS di pagi hari. Tan yg kena buah rusak, mblonyoh, spt mau busuk dan berair. Apa dikarenakan virus, bakteri, jamur/kadar belerang yang dibawa embun upas itu? Apa yang harus saya lakukan, produk NASA apa yg dipakai?

Melihat gejalanya disebabkan jamur, apalagi didukung cuaca yang mendukung apalagi berkabut sangat cocok sekali bagi perkembangan jamur upas atau Upasia salminicolor. Solusi : setelah hujan rintik-rintik atau ada kabut langsung semprot aja dengan air biasa dan jangan lupa penyemprotan GLIO tiap minggu sekali rutin.

28. Bolehkah GLIO saya campur dengan NPK?

Boleh saja, karena NPK adalah pupuk.

29. GLIO semprot atau kocor, dosis gimana, atau ada referensi lain?

Glio bisa disemprotkan dengan dosis 1 sendok makan GLIO dicampur 1 sendok gula pasir per tangki, semprot merata tiap 1 minggu sekali.

30. Gimana cara mengatasi hama bentuknya sperti kupu tp kecil2, istilah orang jawa namanya tritip/keper, dia nyerang tanaman kubis?

Pasang Perangkap keper atau tritip dengan Metilat Lem dan semprot PENTANA tiap minggu sekali.

31. Bagaimana untuk mengendalikan patek pada cabe?

Patek atau busuk buah yang disebabkan jamur Antraknose kalau dah kena sulit diatasi karena penyebaran jamur cepat sekali apalagi didukung curah hujanm drainase jelek. Ambil buah terserang dibuang dan musnahkan, kemudian semprot 1 sendok GLIO dan 1 sendok gula pasir tiap 5 hari sekali.

32. Apakah produk NASA, GLIO, PESTONA, PENTANA, AERO, BVR, dll. sudah terdaftar di DEPTAN dan apa sudah masuk buku pestisida pertanian dan kehutanan tahun 2008?

Belum, tapi untuk ijin yang BVR dan GLIO sudah keluar dari DEPTAN, sedang produk yang lain masih dalam proses perijinan.

33. Kalau padi umur 70 hari, dan dari awal belum pakai produk NASA, tetapi umur 70 hari petani ingin pakai anti hama nasa untuk pencegahan seperti kresek, ulat, dll pakai apa?

Pakai PESTONA + AERO atau BVR untuk pencegahan walang sangit, kepik, dll.

34. Pada cabe yang 5 hari sebelumnya baru disemprot BASMA + DAFAT ulat grayak belum bersih, apakah boleh diaplikasi VITURA?

Boleh saja, yang penting VITURA jangan dicampur dengan insektisida kimia dan aplikasinya sore hari.

35. Apakah GLIO mampu mengendalikan Antraknose sedangkan antraknose menyerang diatas?

Pangkal mula serangan penyakit awalnya dari tanah karena patogen atau penyebab penyakit hidupnya di tanah. Karena percikan air hujan, angin, alat pertanian yang tidak steril dan terbawa manusia dia bisa ke batang, daun bahkan sampai buah. Tetapi jika sejak awal sebelum tanam, tanah kita kelola dengan Natural GLIO dan penyemprotan rutin tiap minggu sekali kemungkinan besar serangan jamur 50% bisa dikurangi.

36. Cabe saya ada masalah batang layu di potong dalamnya bolong ada warna hitam apa penyakitnya dan solusinya?

Serangan jamur dan bakteri mempunyai tanda yang sangat mirip. Ada yang busuk kering dan busuk basah, sukar dibedakan dengan mata telanjang. Potong aja sebagaian batang terserang dan masukkan ke dalam gelas berisi air bening. Amati gelas bila potongan tersebut kerluar cairan keruh seperti awan berarti bakteri, apabila tetap jernih berarti jamur.

Solusinya pakai Natural GLIO sejak awal tanam dan ulangi tiap minggu sekali.

37. Virexi dicampur PST bisa tidak, apa virexinya ga mati?

PST jangan dicampur dengan VIREXI karena PST ada bahan racun dari berbagai ekstrak tumbuhan, yang memang sedikit banyak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan VIREXI, meskipun pengaruhnya tidak sehebat pestisida kimia.

38. Penyakit bule/daun putih pada cabe apa obatnya?

Penyakit bule disebabkan oleh virus yang namanya gemini. Virus gemini ini perkembangan sangat cepat karena ditularkan oleh vektor atau perantara yaitu kutu kebul (Bemisia tabaci). Kita kendalikan vektornya dengan Metilat LEM dan PENTANA.

39. Bagaimana untuk mengatasi busuk buah dan phytium pada mentimun Jepang?

Busuk buah dan phytium disebabkan oleh jamur, sehingga pencegahan dilakukan sejak dini sebelum tanam dengan Natural GLIO + pupuk kandang matang dan penyemprotan tiap minggu sekali dengan 1 sendok GLIO + 1 sendok gula pasir per tangki.

40. Kenapa ulat grayak yang disemprot dengan VITURA atau VIREXI tidak langsung mati?

Keefektifan VITURA atau VIREXI tidak tampak seketika. Hal ini karena  di dalam tubuh ulat grayak berlangsung proses biologis yang membutuhkan waktu beberapa hari, mulai ulat terinfeksi VITURA atau VIREXI hingga mati. Selama selang waktu tersebut, kegiatan ulat memakan daun tetap berlangsung tetapi kemampuan makan ulat sudah turun.

41. Berapa lama VITURA atau VIREXI mampu menetap di lapangan (persist)?

Di bawah kondisi lingkungan yang menguntungkan Vitura atau Virexi mampu menetap (persit) di lapangan sampai berumur 4 minggu setelah aplikasi dan masih mampu mengendalikan ulat grayak instar III dengan tingkat kematian + 80 %. 

Apabila VITURA atau VIREXI kurang mampu menetap/bertahan , salah satu penyebabnya adalah sifatnya yang rentan terhadap penyinaran sinar matahari atau ultra violet.
Selain itu, perlu ditentukan saat aplikasi yang cocok.

42. Kapan aplikasi VITURA atau VIREXI supaya dicapai hasil yang optimal?

Aplikasi atau penggunaan Vitura atau Virexi dengan cara disemprotkan pada sore hari agar terlindung dari sinar ultra violet atau sinar matahari, pada waktu serangan ulat masih di bawah ambang ekonomi dengan dosis 30 gram/tangki dan ulat belum mencapai dewasa (fase atau instar IV).

43. Pisang/jeruk isinya keras, apa penyebabnya dan apa obatnya?

Gejala tersebut disebabkan oleh bakteri dan untuk pencegahan pakai GLIO
Semangat pagi Pak, kemarin saya nyemprot walang sangit pakai BVR, tapi udah 3 hari kok belum ada reaksi, Cuma daun padi yang kuning jadi hijau.

44. Berapa lama biasa BVR nampak reaksi, 1 kotak saya gunakan 4 tangki?

BVR adalah mahkluk hidup dari jamur yang butuh proses dalam menyerang hama sasaran. Hal ini sangat dipengaruhi oleh radiasi sinar matahari, tingkat kekebalan hama, kelembaban dan cara aplikasi serta tangki yang digunakan. Secara normal BVR bisa berkecambah 2 jam setelah aplikasi dan mulai bereaksi 2-3 hari sudah mulai terlihat gejala serangan dan 7-10 hari hama sasaran udah mati karena ditumbuhi spora jamur BVR warna putih.

45. Bagaimana aplikasi GLIO pada tanaman cabe, sedang pupuk kandang sudah ditebarkan dan intervalnya berapa?

Pemakaian GLIO yang paling ideal memang dicampur dengan pupuk Kandang matang atau kompos, 1 pak GLIO 100 gr + 25-30 kg PuKan tebarkan sebelum tanam atau masukkan ke lubang tanam 1 genggam (200 gr) tetapi GLIO bias juga dikocorkan bersamaan SUPERNASA atau disemprotkan 1 sendok makan GLIO ditambag 1 sendok gula pasir tiap 1-2 minggu sekali.

46. Buah padi putih kapas tidak berisi tapi daun dan batang hijau apa penyebabnya, solusinya bagaimana?

Bisa terlalu banyak N, kurang unsur K atau kena penggerek batang. Kalau baru terbentuk malai bisa dipupuk KCl + POWER, tapai kalau malai dah penuh ya dibiarkan saja sampai panen.

47. Kalau sudah berbuah padi/apa saja, apa boleh disemprot PST (Pestona), agen hayati/pestisida lainnya?

Boleh, untuk pencegahan walang sangit, pakai saja PST atau BVR.

48. Kalau untuk menghilangkan jamur pada tanaman salak, pakai apa, karena buahnya sering busuk?

Busuk bisa disebakan kurang unsur K, terlalu banyak unsur N, tanah masam dan kena jamur. Coba terapi tanah dengan Dolomit dan dikocor dengan KCl + Power Nutrition bisa ditambahkan Natural GLIO. Selain itu juga kebersihan dan kelembaban kebun dijaga.

49. Gimana caranya order pestisida dan produk-produk lain dari NASA?

Silakan KLIK DISINI bagi anda yang berminat memesan produk-produk berkualitas dari PT. NASA.

Tanya Jawab Pertanian Organik 2

Perhatian! Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya Tanya Jawab Pertanian Organik 1.

41. Cabe saya lagi berbunga dan berbuah, bolehkah disemprot Nasa dan Hormonik? Bunga dan pentil banyak yang rontok kenapa? Dan bagaimana mengatasinya?

Boleh, namun sebaiknya tidak mengenai bagian bunga, (atau jika ingin lebih aman bisa dikocorkan saja) Kerontokan pada pentil, dan bunga bisa disebabkan karena kurang KCl atau Hormon, atau penyebab fisik yang lain misalnya adanya trips yang menghisap cairan pada tangkai bunga atau buah, atau juga bisa karena angin yang terlalu keras.

42. Antara Tsp, Sp 36 dan Superfosfat mana yang lebih bagus untuk padi, dan berapa usia batas akhir penyemprotan NASA?

Semua mengandung unsur P yang penggunaan terbaik adalah sebelum ada tanamannya (saat olah tanah/saat buat lubang tanam untuk tanaman tahunan) dan untuk akhir penyemprotan produk NASA pada tanaman padi bisa dilakukan 1-2 kali lagi ketika padi mulai bunting.

43. Produk NASA untuk Tembakau bagaimana apakah akan menyebabkan daun keras saat akan panen?

Produk NASA akan memberikan segala kebutuhan tanaman di bidang Nutrisi, termasuk Makro, Mikro, dan Hormon. Menurut pengalaman penggunaan produk NASA cukup baik untuk produktivitas dan kualitas tembakau di NTB, dan tempat-tempat lain di Indonesia (Madura, Klaten, dll).

44. Apakah Pestona bisa dicampur dengan Pentana dalam tanaman bawang merah? Karena dalam tanaman bawang merah milik saya kena ulat dan masih ada yang teler. Kira2 dosisnya berapa ya?

Jika ulat tersebut ulat Grayak yang menyerang bawang. gunakan Vireksi agar daya bunuh nya lebih luas karena sifat dan cara kerja virus dalam Vireksi yasng mampu menularkan ke ulat sehat yang lain. Pestona dan Pentana bisa saja untuk mengatasi ulat dan bisa dicampur. Dosis Vireksi 1-3 sdm/tangki, dan jika pakai Pentana 4-5 tutup, dan Pestona 7-8 tutup/ tangki

45. Produk NASA yang digunakan untuk kelapa sawit usia tanam 97,  juga cara aplikasinya?

Power nutrition 5 kg/ ha , 4-6 bulan sekali bisa ditaburkan bersama Npk (pupuk Makro) atau dikocorkan di piringan.

46. Bagaimana pemupukan yang efisien dan efektif pada tanaman kopi yang masih produktif, agar untung bertambah?

Gunakan Pwr Nutr 3,5 ? 5 kg per hektar per 4-6 bulan sekali, lakukan pemangkasan bentuk, dan penyemprotan Poc Nasa dan Hormonik 2-3 bulan sekali. Menjaga kebutuhan air tanaman pada saat kering agar bisa tercukupi.

47. Boleh tidak pak saya menggunakan dosis Nasa 8 tutup dan Hormonik 3 tutup per tangki , usia padi 45 hari setelah tanam, dan bagaimana resikonya?

Poc Nasa cukup 3-5 tutup dan Hormonik 1-2 tutup. Jika kebanyakan juga kurang baik karena ada batas-batas tertentu yang optimal.

48. Apakah betul produk Ton dan Sprn bisa saling menggantikan?

Bisa karena kandungannya hampir sama dan fungsinya di lahan sama-sama sebagai pembenah tanah.

49. Utk prod pupuk tabur Green Star 1 ha pakai berapa? Dan apa sdh tdk pakai urea sdh mampu?

Untuk 1 ha padi perlu 30 pack green star, dengan perhitungan rata-rata per 1000 meter membutuhkan 3 sachet per sekali semprot. Untuk Urea/NPK tetap dibutuhkan karena merupakan unsure Makro yang juga sama pentingnya dengan Mikro (NASA).

50. Di usia berapa saya harus menyemprotkan hormonik agar menghasilkan bulir padi banyak?

Aplikasi yang baik adalah semenjak tanaman mulai segar (umur 1-2 minggu setelah tanam) dengan perbandingan 1-2 tutup hormonik dan 3-4 tutup Poc Nasa per tangki semprot 14 liter, dilanjutkan umur 30,45 hari

51. Produk NASA apa saja yang efektif untuk memacu buah naga dan aplikasinya.

Bapak bisa menggunakan Power Nutrition rutin per 3-4 bulan sekali, dengan dosis 1 sdm per 5-10 liter air dan dikocorkan merata per tiang ( 4 tanaman) bersama Npk yang biasa bapak gunakan yang kandungan P lebih tinggi, dan untuk memacu pertumbuhan tunas dan bunga bisa menyemprotkan Poc Nasa 3-5 ttp dan Hormonik 1-2 tutup per tangki 14 liter 1-2 bulan sekali.

52. Untuk budidaya jamur merang apa bisa digunakan produk pupuk Poc Nasa dan hormonik? Dan mohon penjelasan dan cara pemakaiannya.

Pada prinsipnya produk NASA bisa digunakan untuk segala macam jenis tanaman, untuk jamur merang bisa menggunakan Poc Nasa yang disemprotkan ke media, atau disuntikkan ke baglog yang sudah berisi bibit.Dengan rekomendasdi 3-5 tutup poc per 5-10 liter air, dan disuntikkan/disemprotkan secukupnya , usahakan media tumbuh didalam baglog bisa merata terkena larutan tadi.

53. Berapa jarak optimal tanaman kakao? Dan Biomikro produk CNI lbh bagus mana dengan prod NASA?

Jarak kakao bisa 2,5x2,5m,3,5x3,5, dan 4x4 m. Semakin subur tanah jarak tanam semakin lebar. Pupuk asal dari bakteri kelemahannya: tidak scr langsung memberikan nutrisi karena hanya hasil kerja mikrobianya yang dimanfaatkan tnm,jika disimpan lama akan mati, tidak selalu cocok dengan tanah aplikasi , akan mati jika terkena bahan kimia.
Produk NASA adalah berbahan baku organic dari sisa makhluk hidup, nutrisinya bisa diserap langsung tanaman, menyuburkan tanah dan mengandung Hormon, cocok untuk segala mcm tanah, bisa disimpan lama.

54. Saya baca di cara budidaya tanaman cabe kenapa masih digunakan pupuk makro? Kalo seumpama menggunakan pupuk mikro saja (prod nasa) apakah kurang maksimal hasilnya?

Hasil optimal jika nutrisi makro dan mikro tersedia. Berarti tjd pembengkakan biaya pupuk nantinya dan kita masih bergantung dengan pupuk anorganik yang merusak tanah. Sebetulnya tidak 100% kesalahan pupuk kimia, hanya karena kita tidak seimbang dalam menggunakan pupuk organic (terlalu sedikit) padahal banyak mengandung asam humat vulvat yang menguraikan sisa residu pupuk kimia.

55. Bagaimana dan kapan cara penggunaan Poc dan Hormonik pada tanaman padi?

Pagi hari dibawah jam 10. Perbandingan 3-5 ttp dan hor 1 ttp/tangki 14 liter. Umur padi 15,30,45 hr. Semprot diseluruh permukaan daun.

56. Kalau kondisi pupuk makro KCl di lapangan tdk tersedia, karena katanya unsur K berperan dalam pembentukan buah, dari NASA punya solusi apa ya? Krn KCl di kalangan petani di Merauke sudah lama tidak ada.

Jika tdk ada KCl cari MOP, atau KNO3, Jika pupuk tunggal tdk ada cari NPK dg kadar K yang tinggi.

57. Ada petani organik mainded pingin aplikasi pupuk tanpa kimia, kira2 nasa, pwr, poc, hor tanpa NPK bisa tidak? Utk 1000 m2 kira-kira butuh berapa botol?

Per 1000 m2 perlu minimal 500gr supernasa, 500 ml poc, 100 ml hormonik, dan bisa + 500 gr power. Makro tetap digunakan untuk hasil yang lebih optimal. Jika tanpa Makro, kebutuhan bisa sangat banyak dan mungkin akan sangat mahal. Kira-kira antara 100 btl supernasa, 100 btl poc,dan hormonik, dan atau bisa ditambah100 btl power per ha, untuk menggantikan pupuk kimia.

58. Saya mau tanya mengenai pupuk yang digunakan dan cara aplikasinya di tanaman durian dan pete?

Pakai power nutrition 30-50 gr/pkk (3-4x1 thn) + npk 200 gr per pkk (umur 5 thn keatas), setahun 2-3 kali. Waktu bunga jangan sampai kekeringan dan berikan KCl agar buah dan bunga tdk rontok.

59. Ada tidak produk penumbuh jamur kuping?

Gunakan Poc Nasa 1 ttp per 5 liter dan disuntikkan dalam baglog (kantong plastik berisi media dan bibit jamur) atau disemprotkan di media jamur.

60. Saya seringkali dapat kiriman tanaman obat dari jawa, tetapi selalu mati, bagaimana tehnik perawatannya apabila tanaman baru datang dari perjalanan jauh?

Untuk memperkuat daya tahan dan kecepatan daya tumbuh tanaman, rendam dengan larutan HORMONIK 1-5 jam sebelum tanam, dan kocor media tanam dengan SUPERNASA 1 sdm/ 5 liter air. 1 ttp hor / 5 liter, dan 1 sdm SPRN per 5 liter air, kocorkan secukupnya/ cukup basah.

61. Padi yang pada awalnya hijau jadi merah setelah diairi/hujan. Kenapa dan bagaimana soluisinya?

Padi bapak menunjukkan gejala terkena serangan jamur. Dan perkembangan jamur memang biasanya pada saat kondisi kelembaban udara yang tinggi, dan penyebaran bisa melalui air , maupun angin. Untuk antisipasinya gunakan Glio dan penyemprotan rutin menggunakan PESTONA.

62. Mengapa dalam buku panduan produk pada pemupukan semangka tidak menggunakan Urea (nitrogen) sama sekali? Bukankah N sangat berguna buat daun? 

Selain Urea pupuk sumber Nitrogen juga bisa dari Za, dan khusus ZA memang cocok untuk tanaman buah-buahan seperti semangka dan melon untuk mendapatkan cita rasa yang lebih manis.

63. Mohon untuk aplikasi Kentang.

SUPERNASA 2 botol per 1000 meter sebagai pupuk dasar dan POC NASA dan HORMONIK masing-masing 1 botol untuk perawatan, sejak umur 15,30, dan 45 hari.

64. Untuk lahan 1 ha jagung idealnya habis berapa botol Nasa dan Hormonik? 

Nasa 10 botol, dan Hormonik 10 botol, untuk pembenah tanah supernasa 20 botol per hektar.

65. Untuk bunga kira2 pupuk apa yang cocok berapa dosis?

Untuk tanaman hias bunga gunakan POC NASA : HORMONIK (4:2 ttp/tangki)
Untuk tnm hias daun Gunakan SUPERNASA 1 sdm dilarutkan air 5 liter dan diberikan per pokok 2 gelas, dan semprot POC NASA dan HOR (4:1 ttp/tangki) 1-2 minggu sekali.

66. Tanaman kakao: 1.) Subur daunnya tapi tidak berbuah, 2.) Buah yang ada terkena bintik hitam dan buah mengeras. Bagaimana solusinya? 

Bisa karena terlalu rindang atau terlalu banyak naungan atau karena jarak tanam yang terlalu rapat, sehingga perlu dikurangi dan dilakukan pemangkasan bentuk.
Kakao terserang hama penggerek buah kakao : Perlu dilakukan teknis pengendalian dengan PsPSP = Panen sering, Pemangkasan, Sanitasi, Pemupukan ( dengan pupuk yang cukup, lengkap = Makro/NPK dan Mikro dengan NASA/POWERNUTRITION. 

67. POC NASA dan HORMONIK dicampur dengan ARIFO ada efeknya gak?

Bisa saja , efeknya beda karena ARIFO pestisida, sedang NASA dan HORMONIK tergolong dalam nutrisi, sehingga tidak saling mempengaruhi mempengaruhi.

68. Saya mempunyai stok SPRN tetapi terus menerus dikerubuti semut. Apa penyebabnya dan bagaimana mencegahnya?

Karena secara produk hal tersebut tidak memungkinkan untuk terjadi. Kemungkinan plastik/ tempat penyimpanan pupuk tersebut terkontaminasi bekas gula atau sesuatu yang manis. Cara mengatasinya dengan kapur anti semut saja.

69. Perendaman benih padi dengan POC waktunya berapa lama?

1-2 cc/liter air dan direndam 12 jam.

70. Apakah sekarang NASA mengeluarkan pupuk organik serbuk yang dalam aplikasinya tidak lagi menggunakan urea? 

Produk pupuk terbaru dari NASA adalah GREEN STAR yang organik , dengan kandungan unsur 2 mikro, hormon dan sedikit makro dan berbentuk serbuk, namun di lapangan kami menyarankan tetap menggunakan pupuk makro.

71. Apakah POC + Hormonik dapat diaplikasikan pada padi yang sudah lewat masa pemupukan? Apakah masih akan diserap tanaman dan memberikan hasil? 

POC NASA dan hormonik maupun jenis pupuk lain akan bisa diserap optimal selagi tanaman tumbuh vegetatif. Saat fase generatif, efek / efisiensi pemupukan sudah sangat rendah, meskipun masih bisa.

72. Apakah dalam aplikasinya POWER NUTRITION bisa dicampur dengan pupuk makro/pupuk kimia? 

POWER NUTRITION / produk pupuk dari NASA mengandung unsur mikro, sedangkan untuk kebutuhan tanaman juga membutuhkan pupuk makro, sehingga dalam aplikasi produk NASA sangat disarankan Bapak masih tetap menggunakan pupuk makro/kimia.

73. Produk NASA yang berguna untuk membusukkan jerami itu apa namanya? 

Pembusukan jerami bisa dipercepat dengan penggunaan Supernasa yang dikocorkan dan ditaburkan dolomit di atas tumpukan jerami yang akan dibusukkan. Dan menutup tumpukan tersebut dengan plastik/ seresah/ daun kelapa.

74. Untuk pemupukan pohon kelapa kira2 pupuk yang digunakan apa saja? dan berapa kira2 dosis untuk 1 pohon?

Untuk kelapa yang produksi, POWER NUTRITION per pokok 25-30 gram, 2-3 kali pertahun. Dalam setiap aplikasi bisa dicampurkan dengan makro . Dosis Makro berkisar : Urea 0,75-1,5 kg., TSP 0,25-1 kg, KCl 1,25-2 kg, per batang pertahun.

75. Apa keistimewaan produksi sawit yang telah menggunakan produk NASA POWER NUTRITION?

Berbuah lebih kontinyu/ tidak terlalu mengalami trek buah seperti halnya tanaman sawit umumnya, ekstraksi lebih tinggi,berat janjang lebih berat, umur produksi lebih panjang, tanaman lebih cepat dewasa.

76. Berapa persen kenaikan Kelapa Sawit yang menggunakan Produk NASA?

Perlu ditekankan bahwa yang berpengaruh terhadap peningkatan produksi bukan hanya produk NASA saja, namun banyak faktor lain termasuk pupuk Makro, air, genetis tanaman, hama penyakit, iklim,sejarah lahan, dll. Pengalaman berkisar antara 25% bahkan ada yang 150%.

77. Bagaimana aplikasi produk NASA jika disemprotkan pada bibit sawit dan sawit dibawah 2 tahun?

Untuk penyemprotan di pembibitan gunakan POC NASA 4-5 tutup dan HORMONIK 1 tutup per tangki merata. Dan untuk tanaman TBM disemprotkan per tangki untuk 10-15 tanaman.

Berapa pengurangan pupuk makro yang aman jika sudah menggunakan POWER NUTRITION 3,5 - 5 kg per hektar per 6 bulan?

Bagi anda yang tertarik membeli produk NASA silakan KLIK DISINI untuk lebih detailnya.

Tanya Jawab Pertanian Organik 1

1. Apa itu Hormonik?

HORMONIK merupakan produk Hormon yang bersifat organik yang diproduksi oleh PT Natural Nusantara. Hormon yang terkandung di dalam produk HORMONIK Nasa ini adalah senyawa alami Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang dapat mengatur pertumbuhan tanaman yang terdiri dari hormon Auksin, Giberelin dan Sitokinin. Produk HORMONIK ini diproses dengan formula khusus dari bahan alami yang sangat dibutuhkan semua jenis tanaman. Produk hormon organik dari Nasa ini sangat aman digunakan baik bagi kesehatan manusia, binatang maupun kesehatan lingkungan.

2. Apa itu Power Nutrition?

Power Nutrition adalah nutrisi terlengkap khusus digunakan untuk tanaman buah. Pupuk ini diproduksi dari bahan organik (alami) pilihan terbaik yang ketersediaannya terjamin. Dibuat dengan mekanisme atau proses teknologi gradasi dan degradasi unsur dengan melewati proses piruvatisasi tingkat 3, sehingga dapat langsung dimanfaatkan dengan baik oleh jaringan tanaman. Power Nutrition dibuat khusus diaplikasikan untuk tanaman buah-buahan tahunan seperti mangga, jeruk, lada, panili, kelapa sawit, coklat, dll. Akan tetapi bagus juga untuk diaplikasikan pada tanaman buah – buahan semusim seperti melon, cabai, tomat, dll.

3. Apa itu BVR?

Natural BVR (Beuveria Bassiana) merupakan salah satu produk pestisida organik PT Natural Nusantara sebagai pengendali hama dan penyakit pada tanaman. Natural BVR sangat efektif dan efisien membasmi hama sasaran, akan tetapi tidak akan mematikan musuh alami, jadi, sangat selaras dengan keseimbangan alam. Natural BVR mendukung program pertanian berkelanjutan, mudah digunakan dan harganya cukup terjangkau, aman bagi lingkungan, manusia dan juga hewan.

4. Apa itu Pestona?

PESTONA Pestisida Organik merupakan produk pertanian Nasa sebagai pengendali hama tanaman alami pada tanaman pangan dan hortikultura serta tanaman tahunan. Produk pengendali hama dari Natural Nusantara ini diproses dari hasil ekstraksi berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif yang merupakan pengendali hama dan penyakit alami. Zat aktif tersebut antara lain : Azadirachtin, Ricin (asam ricin), Polifenol, Alkaloid, Sitral, Eugenol, Annonain, Nikotin dan lain-lain.

5. Apa itu Virexi?

Natural VIREXI merupakan agensia hayati pengendali hama ulat grayak (ulat bawang) dari PT. Natural Nusantara. Sebagaimana Natural VITURA, Natural VIREXI juga diolah dengan formulasi khusus dengan bahan aktif virus yang bernama Spodoptera exigua nuclear polyhedra virus (SE-NPV) yang bermanfaat untuk menyerang ulat grayak jenis Spodoptera exigua.



6. Apa itu Supernasa?

POP Supernasa merupakan produk Pupuk Organik Padat dari PT Nasa yaitu formula alami (organik) khusus yang berguna untuk memperbaiki tanah yang secara fisik sudah tergolong rusak ( menggemburkan ), menyediakan semua unsur hara essensial bagi tanaman ( khemis ) dan membantu meningkatkan perkembangan mikro-organisme tanah yang bermanfaat bagi tanaman ( biologis ). SUPERNASA dapat mengurangi jumlah penggunaan pupuk NPK berbahan kimia.

7. Apa itu Green Star?

GREENSTAR merupakan terobosan teknologi modern dari PT Natural Nusantara yang menghasilkan pupuk organik berbentuk serbuk. Pupuk organik dari Nasa ini murni terbuat dari bahan – bahan alami berkualitas dan mengandung Unsur Hara Makro dan Mikro yang lengkap. Selain itu, Pupuk Organik Serbuk ini diperkaya juga dengan hormon Giberelin, Sitokinin & Auksin (zat pengatur tumbuh), enzim dan asam-asam organik.


8. Padiku umur 40 hari, apakah habis menyemprot dengan pestisida padiku boleh disemprot dengan Hormonik, atau selang berapa hari sesudahnya?

Tidak ada keharusan untuk menunda penyemprotan, karena produk yang bapak akan aplikasikan adalah pupuk. Lain halnya jika setelah pestisida bapak menyemprot dengan BVR. ini akan mengurangi efektifitas penyemprotan

9. Untuk penyemprotan padi dengan Power Nutrition dan Hormonik yang bagus waktu pagi apa sore?

Power Nutrition sebaiknya untuk ditaburkan bukan disemprotkan, namun jika disemprotkan dengan konsentrasi rendah bisa juga. Sebaiknya penyemprotan dilakukan pagi dengan penjelasan sama dengan pertanyaan sebelum ini.

10. Pestisida kimia (DECIS/MIDOR) apa bisa campurkan di tangki bersama Poc Nasa dan Hormonik untuk disemprotkan? Aku pingin bertani cara NASA, apa ada buku panduannya?

Pestisida bisa dicampur dengan produk pupuk dari NASA , namun aplikasi dalam penyemprotan tetap kami sarankan di pagi hari, berakhir sebelum jam 10 karena stomata akan tertutup jika cuaca panas. Untuk buku panduan dari NASA sudah lengkap baik teknis budidaya, hama dan penyakit, peternakan/perikanan dan kesehatan manusia. Silahkan bapak beli di stokist terdekat.

11. Bagaimana cara pemupukan Mangga yang udah berumur 7 tahun tidak dipelihara, supaya buahnya banyak?

Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah memangkas daun (pangkas bentuk pohon) agar bisa berbentuk baik dan bercabang produksi lebih banyak. Kedua lakukan pemupukan dengan Dolomit 0,25 kg bisa dengan cara dikocorkan atau ditaburkan di piringan. Kemudian setelah 15 hari bisa kita pupuk dengan NPK 0,25 kg + produk NASA. 

Kami sarankan dengan Power Nutrition 3 sdm. Kemudian penyiraman yang cukup agar tanaman bisa menyerap pupuk yang kita berikan. Ulangi lagi 2 bulan kedepan (tanpa dolomit) , dengan tercukupinya unsur hara, hormon dan air, semoga pohon buah bapak bisa cepat berbuah.

12. Pestona, Virexi, Hormonik, Power Nutrition, Supernasa, dengan dosis kecil dalam botol dicampur untuk semprot bawang merah bagaimana?

Vireksi (karena berbahan dasar Virus) tidak bisa dicampur Pestona atau pestisida lain, namun bisa dicampur sengan produk pupuk diatas. Silahkan pilih salah satu menunda penyemprotan Vireksi nya atau Pestonanya

13. Untuk pohon Albasia yang tumbuhnya lambat (kerdil) sebaiknya pakai pupuk apa dan bagaimana caranya, berapa ukurannya?

Tanaman albasia kerdil bisa juga karena bibitnya yang kurang bagus, media di bawah ada terhambat batu, ataupun terjadi hambatan penyerapan unsur hara / pupuk yang diberikan. Untuk sebab yang ketiga , bisa bapak lakukan pemupukan dengan Supernasa 1 sdm + Npk 1 sdm + Poc Nasa dan Hormonik masing 2 1 tutup per 5 liter air. Kocorkan 0,5-1 liter ke bagian bawah tanaman (piringan 1 bulan sekali) , dan usahakan tanaman jangan kekeringan agar pupuk dapat terserap.

14. Bagaimana aplikasi Green Star?

Sama dengan penggunaan Poc Nasa dan Hormonik yaitu 1 sacchet Green Star dituang ke tangki, masukkan air 14-15 liet dan semprotkan untuk daun tanaman pada pagi hari. Kebutuhan untuk luasan 1000 m? (tanaman semusim) sekali semprot 3 sachet atau 1 pack.

15. Kami punya mangga dan sudah 2x berbunga, tetapi setiap berbunga, selalu rontok, tidak pernah menjadi buah..kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana solusinya?

Rontoknya bunga / buah pada mangga bisa karena kurang hormon, kurang unsur kalium, kekeringan , atau hama penyakit. 
Gunakan Power Nutrition rutin 2-3 sdm + NPK 2-3 sdm per aplikasi, 1-2 bulan dan jangan sampai kekeringan, dan pencegahan hama penyakit terutama penggerek batang dan buah dengan BVR.

16. Untuk mendapat hasil sampai kira-kira 15 ton, pupuk NASA yang digunakan per hektar biasanya berapa? Terus jenisnya apa saja?

Produk NASA yang bisa digunakan antara lain Supernasa 5 kg, Power Nutrition 5 kg, Poc Nasa 5-7 liter, dan Hormonik 1 liter, dan penggunaan Npk yang sesuai dengan standar rekomendasi dinas pertanian setempat. 
Namun perlu diperhatikan bahwa syarat lain selain pupuk masih sangat banyak misal air, jenis bibit, ketinggian tempat, panjang penyinaran, hama penyakit dll, sehingga pengalaman produk NASA yang bisa dipergunakan bisa menghasilkan hasil tinggi adalah juga karena faktoir lainnya mendukung.

17. Untuk pemupukan Rabuk Kandang sebaiknya dicampur apa ya..pada tanaman bawang merah dan dilakukan pada waktu bawang merah umur berapa?

Glio 1 yang dicampur rata dengan pupuk kandang 25-30 kg dan diperam 10 ? 14 hari (tidak kena sinar matahari), sebagai media dasar tanaman.

18. Kalau Power Nutrition dicairkan apa bisa disemprotkan pada tanaman Coklat?

Untuk menyemprot lewat daun kita sudah ada Poc Nasa dan Hormonik, meskipun Power bisa juga disemprotkan dengan konsentrasi rendah, namun untuk ketepatan sasaran dan cara kerjanya kami sarankan kocor atau tabur saja ke tanah.

19. Kakak saya punya Sawit umur 8 bulan. Produk NASA apa yang cocok untuk sawit yang berumur 8 bulan?

Pergunakan Poc Nasa dan Hormonik (4-5 : 1 tutup per tangki) untuk penyemprotan daun 1-2 bulan sekali, dan Supernasa 3,5 kg/hektar per 6 bulan bisa dikocorkan atau ditaburkan bersama Npk.

20. Karena saya lihat di VCD kalau sawit bisa dipanen bila sudah berumur 3 tahun. Apakah Karet juga sama, bisa disadap sebelum 7 tahun jika pakai produk NASA?

Prinsipnya tanaman akan berproduksi jika sudah memasuki masa produksi yang umumnya tanaman sawit 30 bulan setelah tanam, dan karet 5 tahun keatas. Penggunaan produk NASA mampu mempercepat pertumbuhan tanaman sehingga lebih cepat mencapai masa dewasa dan berproduksi. Pengalaman menggunakan produk NASA untuk sawit 30 bulan bisa panen (tanpa mengalami pembuangan buah pasir) dan karet bisa tepat umur 5 tahun (karena diameter batang sudah memenuhi persyaratan).

21. Supernasa bisa tidak untuk mempercepat proses pematangan pupuk kandang mentah? Mohon dosis dan rekomendasi aplikasinya.

Produk NASA bukan berbasiskan teknologi bakteri sehingga bukan sebagai penghancur pupuk kandang, namun produk NASA (Supernasa) bisa berperan sebagai media yang disukai oleh dekomposer, sehingga secara tidak langsung mempercepat pertumbuhannya dan mempercepat proses penghancuran bahan organik, serta menyediakan nutrisi2 yang sudah dalam bentuk siap pakai oleh tanaman. Cara yang bisa dilakukan dengan menaburkan/mengocorkan 5-10 sendok makan secara merata pada tumpukan pupuk kandang/kompos yang akan diperam.

22. Apakah ada efek negative jika tanaman padi yang berumur 25 hari dikasih dolomite 25 kg, Supernasa 2 botol, dan Power nutrition 2 botol , Kcl 10 kg pada lahan 2100 meter, karena saat olah lahan tidak pakai.

Bisa saja, meskipun untuk Dolomit dan Supernasa sebaiknya sejak awal olah tanah (karena sifatnya yang lambat tersedia) , sedangkan untuk Power Nutrition dan Kcl bisa diberikan saat padi sudah mulai muncul bunga (akhir masa pertumbuhan vegetatif).

23. Apakah tanaman Cengkeh bisa panen diluar musim kalau pakai Poc Nasa , Supernasa, dan Hormonik, dan bagaimana caranya?

Untuk tanaman cengkeh membutuhkan syarat terutama iklim selain syarat-syarat lain yang juga tidak kalah penting. Produk NASA mampu mencukupi sebagian syarat-syarat tadi (terutama unsure hara Mikro, Hormon ,dan AS, organic tanah), namun untuk syarat yang lain seperti ketinggian tempat, air, bunsur makro juga harus dicukupi agar cengkeh bisa berbuah diluar musim. Namun setidaknya dengan menggunakan produk NASA mampu meningkatkan produksi cengkeh, sehingga mampu memberikan keuntungan lebih tinggi bagi petani.Caranya dengan menggunakan pupuk NASA dengan rutin, dan penyiraman yang cukup sehingga faktor intern dalam tanaman itu sendiri tidak menjadi factor penghambat lagi untuk berbuah (bahkan di luar musim) jika syarat yang lain sudah tercukupi.

24. Semprot Poc di tanaman bisa tidak dicampur dengan pupuk kimia dalam 1 tangki (15 liter)?

Bisa hanya perlu diperhatikan pupuk kimianya jangan terlalu banyak (terutama Urea) karena daun bisa terbakar , cukup NPK 1/3-1/2 sendok makan pertangki dan coba dulu dengan takaran yang kurang lebih dengan ukuran tadi .

25. Untuk lahan yang kena limbah bekas pengeboran pertamina sudah 4 kali penanaman gagal terus, daunnya kering dan mati. Kira2 harus bagaimana penanggulangannya dengan produk NASA?

Penggunaan Dolomit diperlukan untuk menetralkan Ph, dan pengocoran Supernasa dengan dosis 2-3 kali lipat dosis umum/biasanya cukup membantu untuk mengatasi permasalahan tanah-tanah eks tambang.

26. Untuk perkebunan coklat, sebaiknya 1 botol Hormonik untuk berapa pohon, dan bagaimana aplikasinya?

Kebutuhan Hormonik untuk 1 hektar Kakao (asumsi 1 hektar 300-400 pokok) kurang lebih 400 ml (4) botol atau 1 botol Hormonik untuk 75-100 batang kakao dengan cara dikocorkan disekitar pokok (jarak 1-2 meter dr batang).

27. Pupuk buah (Power Nutrition) 500 gr untuk berapa meter? 

Untuk tanaman buah semusim bisa untuk 1000 m?, untuk tanaman buah tahunan bisa dilihat di label produk , karena tergantung ukuran diameter batangnya, namun kira? berkisar 30-50 gram atau (3-5 sdm) per batang.

28. Tumbuhan Kapulaga sebagai bahan balsem termasuk golongan ortikultura/perkebunan?

Tumbuhan ini termasuk tanaman sejenis jahe-jaheaan (rempah) meskipun yang di ambil adalah buahnya.

29. Apa itu AERO?

AERO-810 Nasa merupakan salah satu produk pestisida organik PT Natural Nusantara berupa perekat, perata, pembasah, terutama bagi pestisida (insektisida-fungisida-herbisida) dan juga untuk pupuk organik cair. AERO-810 tidak banyak membentuk buih atau busa, bersifat biodegradable dan akan terurai secara alami sehingga aman bagi kesehatan dan lingkungan.



30. Power, Super, Poc, Hormonik campur BVR tanpa AERO apa bisa dan berapa lama tahan BVR dalam campuran tersebut?

Bisa asalkan tanpa AERO dan untuk waktunya bisa beberapa hari (maksimal 5 hari)

31. Bagaimana cara menaburkan dolomit pada tanaman padi?

Bisa diberikan sewaktu pengolahan tanah (ini yang terbaik ) atau jika sudah terlanjur tanam berikan dengan cara penaburan seperti memupuk urea atau pupuk makro lainnya.

32. Supernasa, Poc + Kcl dilarutkan dalam air untuk disiramkan disekitar pohon untuk tanaman kopi, lada, coklat dsb bisa tidak?

Bisa dan memang efisiensi pemupukan akan lebih tinggi dan berhasil jika dalam pemupukan juga memperhatikan kadar air tanah/ kelembaban tanah.KCl memang diperlukan untuk memperkuat buah dan kualitas buah sehingga akan menghasilkan produk yang lebih baik.

33. Kalo karet sudah berumur 10 tahun jika 1 sendok Supernasa untuk 1 pohon karet bisa tidak? Kalo untuk tanaman jeruk apakah pupuknya seperti untuk coklat?

Sebenarnya idealnya untuk tanaman karet antara 30-35 gram (3 sdm) Supernasa per pokok per 4-6 bulan sekali. Jika 1 sdm per pokok bisa saja namun interval pemupukan ditambah agar kecukupan nutrisi per batang tercukupi. Untuk tanaman jeruk dan Kakao sama-sama tanaman yang diambil buahnya sehingga bisa kita pergunakan Power Nutrition 3 ? 5 kg per hektar per 6 bulan , dan jika memungkinkan 1 bulan sekali disemprot dengan Poc Nasa dan Hormonik dengan perbandingan 4 : 1 tutup / tangki.

34. Saya tanam sayuran tanpa pupuk kandang tetapi pakai Npk. Ada kepastian tumbuh subur tidak?

Jika tanah bapak masih cukup bagus tanaman akan dapat tumbuh bagus, namun jika kondisi tanah sudah rusak (dan ini mayoritas tanah pertanian sekarang) tentunya tanaman tidak akan tumbuh bagus/produksi tidak optimal karena kekurangan unsur mikro, hormon dan kandungan mikroorganisme tanah tersebut (biologi tanah) kemungkinan juga sudah tidak baik.Oleh karena itu perlu penambahan bahan organik, hormon dan pupuk mikro dari NASA.

35. Dosis untuk pemupukan karet dan sawit yang sudah produksi apa saja produk dari NASA yang digunakan, untuk 1 ha butuh berapa botol, untuk makronya berapa kg?

Untuk karet produksi bisa menggunakan Supernasa 3,5-5 kg/hektar per 4-6 bulan dan untuk sawit produksi 3,5 ? 5 kg Power nutrition per 4-6 bulan sekali. Untuk makro bisa mengikuti dosis rekomendasi dinas pertanian setempat atau jika mengurangi makronya bisa 50% dari dosis rekomendasi tersebut.

36. Bisa tidak pupuk Nasa untuk pembudidayaan jamur, dan kira2 produk apa saja yang digunakan agar hasil maksimal?

Produk NASA bisa untuk Jamur (Poc Nasa ) 1 tutup : 3-5 liter air dan suntikkan ke dalam media (baglog jamur), dan usahakan merata pada seluruh bagian media.

37. Kamboja (Jepang) pupuknya gimana?

Pupuk dengan pengocoran Supernasa + sedikit NPK yang kadar P lebih tinggi 2 bulan sekali. Semprot POC + HOR (3:1-2 ttp) 1 bulan sekali. Perhatikan media jg harus poros (mudah atus).

38. Apa sebabnya tanaman saya setelah saya pupuk pakai NASA kok malah buahnya pada hitam dan masih muda pada rontok? Dosis yang saya pakai POC NASA 3 tutup HORMONIK 2 tutup SUPERNASA 3 sdm, dan NPK 1 gelas VIT per tangki. Mohon Penjelasan.

Jawab  I :
NPK 1 gelas VIT/ tangki penyebab daun dan buah terbakar, hitam dan rontok. POC dan SPRN dan HOR, masih dalam batas layak meski SPRN tidak untuk disemprotkan.
Pertanyaan II 
Tetapi  Campuran itu tidak saya semprotkan ke daun tetapi saya kocorkan ke tanah .    
Jawab II:
Betul Pak , itu yang namanya plasmolisis yaitu karena perbedaan konsentrasi cairan sel dengan pupuk sehingga cairan sel tanaman terserap, dan kering. Terjadi jika dosis pupuk terlalu tinggi dan kondisi tanah kurang air.

39. Berapa liter dosis campuran air maksimal untuk 1 botol Supernasa dan Power?

Air adalah pelarut, yang penting dosis per pokok tidak kurang.Semakin banyak air sebagai pelarut justru akan mempercepat penyerapan unsur unsur yang dibutuhkan tanaman.
Untuk dosis tanaman keras (baik Supernasa ataupun Power Nutrition ) adalah 3.5 - 5 kg per hektar per 4-6 bulan sekali.

40. Saya mencoba memakai produk POC + Hormonik untuk 100 m2 padi dengan keadaan padi sudah merah atau jelek mungkin karena air dalam sawah yang tinggi.. Setelah 1 minggu padi tadi udah ada bijinya yang bagian tepi soalnya tidak terlalu tergenang air tapi yang tengah masih belum muncul bijinya tapi lumayan daun udah hijau lagian airnya juga tinggal sedikit. Mungkinkah padi tersebut udah terlalu tua sehingga saya terlambat mengaplikasikan produk NASA, terus seumpama dalam jangka waktu 10 hari hari saya kasih lagi bagaimana?

Memang, dari informasi yang masuk sawah bapak tergenang terlalu lama sehingga tanaman padi merah dan terhambat pertumbuhannya. Cara yang paling mudah adalah dengan mengeringkan lahan dan mengapur dengan dolomit dan menaburkan supernasa, serta menyemprotkan POC NASA 3-4 tutup/tangki dan Hormonik 1 tutup. Karena umur padinya sudah cukup tua ( masuk fase Generatif) memang pemupukan tidak seefektif selagi tanaman masih muda, namun menurut hasil penelitian tetap saja pemupukan lewat daun bisa membantu penyerapan unsur2 yang dibutuhkan tanaman hingga mendekati masa panen.

Perhatian! Artikel ini berlanjut ke Tanya Jawab Pertanian Organik 2.
Jika anda ingin order produk silakan KLIK DISINI untuk lebih detailnya.

Pertanian Organik Sebagai Solusi Pertanian Modern

Posisi geografis Indonesia memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia. Letaknya yang dilalui oleh garis katulistiwa, menjadikan Indonesia dari dulu memiliki jargon "tanah yang subur makmur, gemah ripah loh jinawi." Jargon tersebut bukannya tanpa sebab karena hampir semua daratan Indonesia adalah lahan produktif bagi pertanian, dan hanya sedikit dari daratan Indonesia yang kurang memiliki kesuburan tanah di atas rata-rata. Daratan dengan kualifikasi ini umumnya terdapat di daerah-daerah timur Indonesia yang tekstur tanahnya cenderung berbatu dan kering. Namun demikian, daerah tersebut justeru memiliki potensi bagi tumbuhnya tanaman-tanaman khas, seperti Jagung, jambu mete, pohon lontar dan lain sebagainya, dimana tanaman-tanaman tersebut juga memiliki potensi pasar yang sangat besar bagi peningkatan ekonomi bangsa.

Letak geografis yang memberikan kesuburan tanah Indonesia ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan capaian hasil-hasil pertanian yang membanggakan. Terbukti, sampai sekarang ini Indonesia belum mampu untuk berswasembada beras yang posisinya adalah sebagai kebutuhan pokok bagi mayoritas masyarakat Indonesia. Tentu kalau menilik potensi SDA yang ada bukan faktor tersebut yang mengakibatkan produktifitas pertanian di Indonesia berjalan lamban, yang perlu mendapat sorotan adalah program atau sistem pertanian yang dikerjakan di Indonesia.

Jika memperhatikan sistem pertanian di Indonesia, sebagian besarmasih dikerjakan secara tradisional, dimana posisi petani adalah orang yang paling berkepentingan terhadap sistem pertanian itu sendiri. Thus, pertanian Indonesia seakan hanya untuk memenuhi kebutuhan skala mikro, yaitu petani dan keluarganya. Padahal, seyogyanya Indonesia dengan lahan pertanian 191.946.000 ha mampu menjadi lumbung pangan dunia yang pada saat sekarang ini kebutuhan akan bahan pangan dunia terus meninggi (Kompas, 7 Februari 2011), dan tidak sebaliknya Indonesia justeru memperkeruh kondisi pangan dunia dengan melakukan kebijakan fiskal dengan peniadaan bea masuk impor pangan, ini artinya pemerintah sama saja tidak mengutamakan produktifitas pangan nasional.

Sistem pertanian tradisional semacam ini pasti sangat sulit untuk berkembang, dan petani (baik pemilik apalagi penggarap lahan) akan selalu jauh dari kemakmuran. Bisa dibayangkan bagaimana kondisi ekonomi petani Indonesia yang mengandalkan pertanian sebagai satu-satunya gantungan hidup, ketika mereka sedikit saja keluar dari wilayah makan untuk memenuhi kebutuhan skundernya maka hasil pertanian itu sungguh tidak signifikan.

Mensejahterakan petani Indonesia dengan total penduduk 260 juta jiwa dimana 41 juta penduduknya adalah petani memang tidaklah mudah, setidaknya dibutuhkan konsep pertanian besar tetapi tetap merakyat, sehingga muara kemakmuran adalah pada petani, bukan pada tengkulak atau pedagang agribisnis semata. Konsep pertanian rakyat memiliki konsep yang cukup sederhana, meliputi pengelolaan pertanian (termasuk pengolahan lahan dan perlakuan tananaman) dan pengelolaan pasca panen.

Bagaimana kondisi petani pada saat pengelolaan pertanian? Tidak asing terdengar di telinga kita ketika memasuki musim tanam, petani akan dihantui oleh sejumlah kelangkaan. Mulai dari kelangkaan pupuk, kelangkaan bibit dan terkadang kelangkaan obat-obatan. Padahal ketersediaan Pupuk, Bibit dan Obat-obatan merupakan bagian tidak terpisahkan dari pertanian (rakyat), ketika satu saja dari elemen tersebut tidak tersedia maka hasil pertanian pun tidak akan maksimal. Kelangkaan bibit mendorong petani untuk menggunakan bibit seadanya yang tidak memenuhi standar mutu benih, sehingga bisa dipastikan tanaman yang tumbuh-pun tidak memiliki kualitas yang baik. Demikian juga dengan minimnya ketersediaan pupuk di petani, akan menjadikan tanaman yang ditanam merana dengan masa depan panen yang tidak jelas.

Belum terkawalnya regulasi pemerintah tentang pendistribusian pupuk serta obat-obatan sampai ditangan petani merupakan persoalan serius yang harus segera diselesaikan, sehingga terhindar dari permainan oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkan momentum kebutuhan tersebut untuk mencekik leher petani dengan menimbun serta menjual kebutuhan pertanian dengan harga tinggi.

Petani di Indonesia memang sebagian besar belum bisa melepaskan diri dari ketergantungan pupuk dan obat-obatan kimia. Walaupun untuk jangka panjang, pertanian dengan menggantungkkan pada pupuk dan obat-obatan kimia akan semakin memperburuk kondisi kesuburan tanah dan meningkatkan kerentanan akan serangan hama dan penyakit.

Penggunaan pupuk kimia memang menjadikan tanah pertanian subur secara instan, karena unsur hara yang mensuplai kesuburan tanah tidak ikut terbaharui dengan penggunaan pupuk kimia ini. Oleh karenanya, penggunaan pupuk kimia tidak ubahnya sebagai suplemen yang memforsir kesuburan tanah dalam waktu singkat tanpa menghiraukan ketersediaan unsur hara yang masih dikandung oleh lahan pertanian tersebut. Kondisi ini lambat laun akan mengikis kesuburan tanah/lahan yang terus dieksploitir.

Setali tiga uang, penggunaan pestisida dan obat-obatan kimiawi memang dengan cepat mampu mengusir hama dan mengobati penyakit tanaman. Namun, sampai kapan hama dan penyakit itu mempan dengan obat-obatan kimiawi tersebut? Sebab hama dan penyakit lambat laun akan membangun kekebalan tubuh terhadap obat-obatan kimia. Meracik dan menciptakan bahan kimia baru juga bukan merupakan solusi tepat untuk mengatasi hal ini, sebab disamping keefektifitasan-nya yang tidak sebanding dengan perkembangan hama dan penyakit, unsur kimia dalam pestisida ini juga tidak bisa hilang pada hasil produk pertanian yang akan dikonsumsi oleh manusia. Jadi produk pertanian dengan menggunakan pestisida kimiawi cenderung mengarah pada makanan yang tercemar.

Beberapa negara telah memberlakukan peraturan ketat tentang bahan pangan yang mengandung kimiawi ini. Sejalan dengan hal tersebut maka banyak negara yang hanya mau mengimpor bahan makanan yang bebas dari unsur kimiawi.


Melihat perkembangan dunia pangan khususnya produk pertanian dewasa ini, sudah menjadi keharusan apabila pertanian dilaksanakan secara organik. Potensi mengembangkan pertanian organik di Indonesia pun terbilang sangat terbuka lebar, hal ini karena tersedianya berbagai unsur tanaman yang berfungsi sebagai pupuk organik maupun pestisida nabati serta memungkinkan berkembangbiaknya musuh alami (predator) bagi pengendalian siklus hidup hama dan penyakit.

Pupuk organik (kompos) sudah tidak asing lagi bagi petani-petani di Indonesia. Pada era pertanian klasik kompos yang biasanya terbuat dari kotoran hewan maupun sisa-sisa tumbuhan yang telah membusuk digunakan sebagai bahan andalan penyubur tanaman. Seiring dengan maraknya penggunaan pupuk kimia keberadaan pupuk organik pun mulai ditinggalkan oleh para petani.

Begitu-pun dengan perkembangan hama dan penyakit, banyak yang menilai hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain anomali cuaca dan rusaknya ekosistem alam. Tetapi meningkatnya hama dan penyakit tanaman dewasa ini juga tidak menutup kemungkinan karena berkurangnya musuh alami (predator) di alam bebas, sehingga terjadi ketidakseimbangan ekosistem.

Di samping penggunaan musuh alami untuk pengendalian hama dan penyakit, penggunaan pestisida nabati juga sangat mungkin untuk diterapkan. Indonesia memiliki varitas tumbuhan obat untuk penggunaan pestisida nabati. Penggunaan pestisida nabati ini juga sudah tidak asing lagi penggunaannya oleh para petani tradisional. Seperti penggunaan tembakau untuk mengusir hama wereng dan lain sebagainya. Di era sekarang ini pun semakin banyak ditemui beberapa ekstrak tanaman untuk menanggulangi hama dan penyakit, seperti penggunaan ekstrak lengkuas untuk pengendalian penyakit layu pada pisang, ekstrak daun siri untuk mengurangi kebusukan pada buah salak dan tentunya masih banyak lagi model pengendalian hama terpadu dengan menggunakan teknik non kimiawi dengan menggunakan ektraks tumbuhan yang berfungsi untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman.

Pertanian organik memang tidak memberikan reaksi instan pada hasil-hasil pertanian, akan tetapi dengan pelaksanaan pertanian organik akan membawa pertanian berjangka panjang dan memberikan solusi bagi tersedianya bahan pangan yang sehat. Oleh karena itu di era pertanian modern sekarang ini, penerapan pertanian organik mutlak diterapkan, secara gradual dan sistematis para petani sedikit demi sedikit dikurangi ketergantungannya terhadap bahan-bahan kimia.

Penerapan pertanian organik bisa berjalan dengan beberapa syarat. Pertama, ada political will dari pemerintah dengan penerapan program-program pertanian organik. Kedua, didukung oleh tenaga penyuluh yang kompeten dan langsung terjun ke lapangan. Ketiga, bekerja sama dengan lembaga riset/perguruan tinggi untuk mendapatkan temuan-temuan baru di bidang pertanian organik. Kerjasama dengan peneliti dan Perguruan Tinggi ini penting agar penemuan-penemuan hasil penelitian itu dapat diaplikasikan dalam bentuk nyata didunia pertnian, bukan hanya sebagai karya ilmiah yang dibukukan dan dijadikan referensi di perpustakaan-perpustakaan tanpa aplikasi nyata.

Dengan terlaksanananya sistem pertanian organik, berarti lepasnya ketergantungan petani dari pupuk dan obat-obatan kimia, masa depan pertanian di Indonesia akan semakin baik, para petani bisa mandiri serta produk pertanian jelas semakin berkualitas. Semoga.[]

Sumber: http://pertanian.untag-smd.ac.id/

Search Bar

Diberdayakan oleh Blogger.

Blog Archive